KENDARI, TELISIK.ID – Jutaan anak Indonesia terancam dengan tingginya angka stunting yang menunjukan kurangnya gizi di tubuh mereka.

Sebagai penerus masa depan bangsa, nutrisi anak perlu dipenuhi untuk menopang tumbuh kembangnya agar membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Dalam misi mengurangi angka stunting di Indonesia, khususnya Sulawesi Tenggara,  Tim Dosen Universitas Halu Oleo (UHO) memperkenalkan aplikasi Sikaginting (Sistem Informasi Kader Gizi untuk Pencegahan Stunting).

Baca Juga: Komisi II Sayangkan Pernyataan Pengelola Pasar Basah: Belum Ada Pembahasan Kenaikan Sewa Los

Kegiatan pengenalan dan pelatihan aplikasi tersebut dilakukan oleh 5 orang tim dosen yang terdiri dari 3 fakultas, yakni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), kepada kader gizi di wilayah kerja Puskesmas Nambo, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Kamis (27/10/2022).