“Pra TPS ini banyak aktivitasnya, nanti detail akan ada. Ini yang sangat mengkhawatirkan. Jadi kualitas dari hasil pemilu yang sesungguhnya harus mencerminkan aspirasi rakyat. Temuan kami sebagian bukan aspirasi rakyat, sebagian adalah aspirasi yang dipaksakan kepada rakyat,” beber Anies.
Sebagian praktik ketidakjujuran dalam pemilu, Anies menilai mengalami peningkatan dalam kualitas jika dibandingkan pemilu sebelumnya. Karena itu, dia meminta masyarakat membangun kesadaran mewujudkan pilpres dan pemilu yang jujur agar menghasilkan moralitas bangsa dan negara yang kuat.
“Tapi kalau keberhasilan tidak ditopang kejujuran apalagi ditopang pelanggaran, dia akan hasilkan cacat moral yang berdampak besar,” ujarnya.
Anies menegaskan, jika pelanggaran pemilu terus dibiarkan maka akan berdampak luas pada bidang lainnya. Dia mencontohkan persaingan di bidang bisnis, bila terjadi ketidakjujuran maka praktik perubahan kebijakan juga akan mengalami ketidakjujuran.
Terkait dugaan kecurangan yang ditemukan dalam Pilpres 2024, Cak Imin memastikan bahwa THN AMIN di tingkat pusat maupun daerah telah mengumpulkan data dan fakta.
