Pria berlatar belakang dosen dan pengacara itu menyampaikan apresiasi terhadap KPU Kabupaten Muna yang telah menyelenggarakan Deklarasi Damai.

Perihal ASN, Muhram mengatakan ada ranahnya sendiri dan mereka punya hak politik. “Mereka (ASN) paham netralitas dan pasti tahu siapa yang berpengalaman dan berintegritas untuk memimpin Muna,” tegasnya.

Baca Juga: Deklarasi Kampanye Damai Paslon Bupati-Wabup Muna Ricuh

Sementara itu, Abdul Rahman bersikukuh dengan tudingannya, mengatakan bahwa penandatanganan Deklarasi Kampanye Damai tersebut tidak berarti karena masih adanya penekanan terhadap birokrasi.

Rahman mengungkapkan bahwa adiknya, yang juga ASN, merasa takut untuk bertemu karena ancaman mutasi. (B)