MUNA, TELISIK.ID – Beragam cara dilakukan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Muna untuk menarik simpati masyarakat.
Salah satunya adalah dengan menyebarkan hasil survei. Hal ini dilakukan oleh salah satu paslon, yang mengklaim hasil survei mereka paling tinggi dibandingkan dengan empat paslon lainnya.
Ironisnya, meski klaim hasil survei mereka tinggi, paslon tersebut justru menunjukkan kepanikan. Para pendukungnya bahkan menyerang dan menjatuhkan paslon lain, seperti pasangan Bachrun Labuta-La Ode Asrafil Ndoasa (Bahtera).
Politisi PDIP, Muhamad Rahim, menegaskan bahwa penyebaran hasil survei tersebut hanya propaganda untuk mempengaruhi masyarakat agar mengikuti pilihan mereka. Namun, menurutnya, kenyataannya berbeda di lapangan. Saat ini, justru Paslon Bahtera yang memiliki elektabilitas tinggi.
Baca Juga: Mantan dan Ketua DPRD Muna Perkuat Paslon Bahtera Menang di Pilkada 2024
