Ketua Pospera Sultra, Hartono, turut memberikan pandangan mengenai dinamika Pilgub Sultra yang sedang berlangsung.

Menurutnya, Pilgub kali ini telah menjadi “pesta demokrasi yang barbar,” di mana diskusi masyarakat lebih berfokus pada uang dan serangan pribadi daripada substansi pemilihan itu sendiri.

Hartono menegaskan bahwa situasi ini mengancam sistem demokrasi dan bertentangan dengan semangat reformasi.

"Banyak yang bilang Pilgub kali ini sangat kotor karena uang dan serangan personal mendominasi, bukan visi dan misi untuk membangun Sultra. Bahkan ada indikasi bahwa penyelenggara Pemilu turut berperan dalam kemenangan salah satu paslon," ungkap Hartono.

Gugatan yang diajukan oleh Tim Pemenangan Paslon Lukman Abunawas-La Ode Ida, menurut Hartono, bertujuan untuk mengingatkan sekaligus mengajak masyarakat Sultra untuk lebih kritis dan aktif mengawal seluruh proses Pilgub.