Dalam kegiatan ini, tim pengabdian menyampaikan materi tentang pentingnya membangun konsensus bersama dan menjaga kohesi sosial setelah momentum pemilihan kepala daerah.
Baca Juga: FISIP Universitas Muhammadiyah Kendari Rancang Visi-Misi Masa Depan
Masyarakat diberikan pemahaman mengenai bagaimana cara menyikapi perbedaan pilihan politik secara dewasa dan konstruktif untuk kepentingan pembangunan daerah.
Kepala Desa Laywo Jaya menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi inisiatif tim dari UM Kendari.
"Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat untuk masyarakat kami. Kami berharap dengan adanya pendidikan politik ini, masyarakat Desa Laywo Jaya dapat lebih memahami pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membangun desa," ujarnya.
