Baca juga: Gasak Sepeda Motor ASN, TNI Gadungan Ditangkap Polisi
“Para pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan penganiayaan di BTN Pepabri Kelurahan Bakung, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar dengan menggunakan busur dan mengenai mata kiri korban,” jelas Kompol Edy.
Di tempat terpisah, Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sulsel, Kompol Suprianto yang dikonfirmasi mengatakan bahwa memang benar, enam pelaku telah berhasil diamankan yakni Taufik alias Uppie (30), alamat Pondok Asri 1 blok C1 nomor 2 Sudiang Makassar, Fadli Rahmat alias Caddi (18) alamat Balangtangnga, Anjas alias Anja (19) alamat Pondok Asri 1 B7 nomor 4 Sudiang Makassar, Muh Alif alias Alif (16) alamat Pondok Asri 1 blok B5 nomor 15 Sudiang Makassar, Joanre alias Andre (24) alamat Pondok Asri 1 blok B8 nomor 1 Sudiang Makassar, Arman Maulana alias Cecep (25) alamat Balangtangnga Gowaria Sudiang Makassar.
Dari hasil pengembangan, anggota Resmob Polda Sulsel berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yakni 2 buah ketapel, 1 bilah parang, 2 unit HP Xiomi warna gold dan HP Oppo hitam, 9 sembilan anak panah serta dompet warna biru.
Kejadian ini berawal saat AS dan seorang rekannya yang bernama Rega, hendak membeli rokok di sekitar lokasi kejadian di Kelurahan Bakung, Kecamatan Bringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Tiba-tiba sekitar 13 orang yang berjalan kaki menghadangnya. Mereka mengenakan penutup wajah.
