"Ke depan tim terpadu melalui Dishub Kabupaten Manggarai akan membangun pos di semua pintu masuk dan keluarnya hewan untuk mencegah bahaya PMK dan praktik-praktik ilegal," ujarnya lagi.
Masih terkait PMK, Yosep bilang wabah itu sudah masuk ke 14 provinsi dan 69 kabupaten/kota di Indonesia, bahkan sudah masuk NTB. Sekarang NTT tidak boleh kecolongan.
Ia berharap, keberlangsungan populasi hewan di Manggarai terus dijaga dan dikembangkan agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat lokal itu sendiri untuk pemberdayaan.
"Mari menjaga hewan kita dari penyakit. Bertahan terus dengan populasi yang ada. Jangan sering mengirim hewan ke luar daerah supaya pendapatan kita bisa dikembangkan," ungkapnya.
Sementara itu Kasubag Umum dan Kepegawaian Dishub Kabupaten Manggarai, Margareta Sustiani mengatakan bahwa pihaknya juga sedang dalam upaya menyusun strategi untuk mencegah keluar masuknya hewan dari dan ke dalam wilayah dengan cara membangun pos jaga di setiap pintu masuk lalu lintas hewan.
