"Kita akan pertajam lagi fungsi pengawasan, semua yang masuk harus didata. Jangan dulu hewannya, data orangnya itu yang penting didahulukan," tandas Harun.

Ia pun menyampaikan beberapa kendala yang kerap dihadapi anggota jika ingin melakukan pengawasan terhadap lalu lintas hewan di Desa Paralando.

Pertama soal jaringan handphone dan kedua soal keterbatasan anggota.

"Di Desa Paralando memang ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Tetapi apalah daya kalau mereka berdua saja yang bekerja tanpa didukung oleh pemerintah desa setempat, mereka juga punya keterbatasan. Ke depan kita tidak boleh saling menyalahkan, hal ini menjadi tangung jawab kita semua," tandasnya. (A)

Penulis: Berto Davids