Di tempat itu, para pengunjung disajikan dengan pemandangan jalanan terhampar di pinggir laut ditemani dengan pepohonan bakau yang ditiup oleh angin sepoi-sepoi, namun siapa sangka ternyata tempat foto tersebut merupakan laut yang ditimbun untuk jalanan menghubungkan antar desa bahkan rencanannya akan tembus hingga By Pass Kota Raha.
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu warga setempat, Salti, jika spot foto itu memang banyak dikunjungi oleh warga yang telah mengetahui tempat tersebut, sebab jalanan hasil timbunan itu merupakan jalan pintas untuk pergi ke desa sebelah.
"Sebenarnya ini laut yang ditimbun untuk dijadikan jalan dari Desa Lasunapa ke Desa Loghia, tapi bagus kalau berfoto di sini, jadi banyak yang singgah," ungkapnya, Sabtu (18/2/2023).
Tak hanya itu, para orang tua yang biasanya selepas berkebun hendak pulang ke rumah kerap singgah beristirahat di tempat itu, sebab di lokasi itu ada sebuah pondok milik pasangan suami istri yang sering dijadikan tempat istirahat oleh para warga setempat.
"Ada pondok juga disiapkan, kadang ibu-ibu suka duduk cerita-cerita untuk lepaskan penat setelah dari kebun," ujar salah satu pengunjung, Cindy Mentari.
