Untuk itu, dalam rangka menunjang pelaksanaan pemilu di seluruh wilayahnya, utamanya dengan memanfaatkan teknologi informasi KPU Jawa Timur juga melakukan identifikasi data jadingan telekomunikasi.
“Hingga saat ini data yang kita peroleh, sebanyak 88?erah di Jawa Timur memiliki akses jaringan kuat, 10% akses jaringan lemah dan sisanya 2% tidak ada akses jaringan,” jelasnya.
Baca Juga: Ali Mazi Siap Menangkan Anies Baswedan di Pilpres 2024
Masih kata Anam, terkait pindah pilih, KPU telah memfasilitasi dengan formular A5. Sehingga pemilih dapat memberikan suaranya. Meskipun berpindah antar daerah pemilihan (Dapil), kabupaten/kota, provinsi maupun antar negara.
Sementara perwakilan Timor Leste, Joao Dacosta Braz, memberikan informasi mengenai pemilu yang akan diselenggarakan pada Maret 2023.
