Dalam hitungan bulan, penghasilan Anton hanya berkisar Rp 400.000 sampai Rp 500.000, angka yang tidak seberapa untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarga selama sebulan.

Baca Juga: Hidup Pas-pasan, Seorang Ibu jadi Tulang Punggung Keluarga

Jika pemulung lain memiliki rumah tetap untuk ditinggali, berbeda dengan Anton, ia dan keluarganya harus tinggal di lahan orang lain. Ia tak memiliki cukup biaya untuk bisa hidup di lahan sendiri.

Belum lagi tetangga pemilik lahan yang ingin membangun pagar. Tentu akan semakin menyulitkan Anton dan keluarga, sebab lahan yang dipakainya sebagian akan dijadikan pagar.

"Pikiran saya terombang-ambing. Bagaimana kami ke depannya, kami belum ada kesiapan untuk menyewa dan membeli tanah. Kami juga harus siap jika disuruh angkat kaki," ungkap Anton, Sabtu (16/4/2022).