Kata dia, mobil sekolah tidak hanya terbatas pada transportasi anak-anak sekolah. Namun, dapat juga dimanfaatkan oleh masyarakat setempat di luar jam sekolah selama tidak bertentangan dengan regulasi, misal mengantar warga sakit dan lain sebagainya.

Mobil bantuan sekolah yang diperuntukkan untuk anak sekolah. Foto: Diskominfo Kolaka Utara

 

"Total mobil sekolah yang telah beroperasi hingga tahun ini mencapai 86 unit. Masih kurang 41 unit mobil untuk memenuhi kebutuhan seluruh desa di wilayah Kolaka Utara," bebernya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Parinringi menuturkan, penyerahan mobil sekolah merupakan inisiatif pemerintah daerah sebagai upaya meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi anak sekolah, meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan manfaat sosial bagi masyarakat setempat.

"Meskipun daerah mengalami keterbatasan dalam hal anggaran, upaya untuk menyediakan transportasi pendidikan akan tetap berlanjut," tegasnya.