Rencananya tahun 2024 pembagian 200 ekor per KK, untuk tahun ini sebanyak lima KK sebagai percobaan dengan total anggaran Rp 100 juta untuk bibit, kandang dan makanan yang disiapkan oleh pemerintah desa. Hasilnya nanti akan dibagi tiga bagian, untuk pemelihara/warga, satunya untuk desa, satu bagian lainnya akan diberikan lagi kepada yang membutuhkan.
Dengan itu diharapakan, Desa Kambawa Kole menjadi suplayer ayam potong untuk warga di pasar Sabho. Bahkan jika berkembang pesat akan menjadi suplayer ayam potong untuk wilayah Buton.
"Kita target jika ini berhasil akan mensuplai kebutuhan ayam potong untuk warga di pasar Sabho. Program Ini saya minta pendampingan dari Dinas Pertanian dan dinas terkait," tambahnya.
Untuk saat ini sudah ada lima kandang yang siap, dan sudah ada lima KK yang mendaftar sebagai peternak. Kelima KK itu didominasi oleh keluarga yang tidak memiliki penghasilan tetap, bahkan tidak memiliki pekerjaan.
Baca Juga: Kenalkan Sirkuit Praktik SIM Baru, Polres Buton Sebut Mudahkan Masyarakat
