Senada, Kepala Desa Pakue, Ichwan Alwi menuturkan, luas area persawahan di Desa Pakue sekitar 30 hektare. 25 hektare telah dikelolah kembali sementara sisanya belum terkelola.

Menurutnya, 30 hektare itu potensinya bisa mencapai sekita 40 hektare, jika dihitung dengan kebun ladang di sekitar area persawahan yang dulunya juga merupakan sawah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, jika masyarakat Desa Pakue terakhir kali bersawah sekitar tahun 2007. Rentan waktu itu sampai 2019, petani lebih memilih memanfaatkan lokasinya dengan menanam jagung, kedelai, nilam, bawang merah, dan lain sebagainya dengan menyesuaikan kondisi cuaca.

"Masyarakat mulai kembali mengolah sawah secara massal pada tahun 2020 dan alhamdulillah, sejak tiga tahun terakhir perlahan warga sudah mulai bergerak kembali bersawah," bebernya.

Baca Juga: Jadi Prioritas Pengembangan Wisata Nasional, Kuota Sertifikasi SDM Wakatobi Capai 4.500