"problem ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu, sehingga tenaga guru dengan kualifikasi pendidikan S1 yang tersedia dan mengajar di PAUD/TK baru tersedia kurang lebih 20 persen," tukasnya.

Beranjak dari fenomena tersebut, Pemda melalui Dikbud Kolaka Utara bergerak cepat menguliahkan secara gratis ratusan guru PAUD/TK hingga sarjana.
"Harapan kita, dengan hadirnya ratusan sarjana tersebut standar pelayanan minimal pendidikan di tingkat PAUD/TK di Kolaka Utara bisa terpenuhi dan menyentuh angka 80 persen," harapannya.
Untuk itu, Kadis Dikbud berharap mereka yang mendapat kuliah gratis di UM Kendari agar lebih maksimal kesempatan tersebut, khususnya dalam mengikuti proses pembelajaran.
