Kini, di Desa Laiba telah tersedia sawah tadah hujan yang luasannya mencapai kurang lebih 3.000 hektare. Karenanya, bendung sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan irigasi.

"Bendung itu sangat dibutuhkan," kata Boi Sandri.

Kasi Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air BWS Sulawesi IV Kendari, Reinhard Maupa menerangkan, secara kasat mata debit air di sungai Tolulaano memenuhi syarat untui dibangun bendung. Namun, terlebih dahulu masih akan dilakukan studi kelayakan.

"Memenuhi syarat, hanya perlu dilakukan studi kelayakan," kata Reinhard.

Menurut Reinhard, dalam membangun bendung, ada empat hal yang harus diperhatikan. Adalah potensi sumber air yang bisa dimanfaatkan menjadi irigasi. Kedua, ketersediaan lahan, ketiga tersedianya petani dan terakhir aspek kesuburan lahan.