Baca Juga: Anak Tukang Las Asal Konawe jadi Wisudawan Terbaik UHO Kendari dengan IPK 4.0
“Saya lebih suka setelah dosen melakukan teori, saya mengamalkan teori itu. Lebih suka tentang praktik, lebih suka turun lapangan. Kalau tugas lapangan itu saya bisa membuatnya semaksimal mungkin, banyak hal positif lainya yang bisa dilakukan, sehingga harus bisa menggunakan waktu semaksimal mungkin selama menjadi mahasiswa,” jelasnya.
Menurut anak dari pasangan Zabuludin (Ayah) dan Hasiya (Ibu) itu, jadi mahasiswa jangan hanya jiwa-jiwa kutu buku, tetapi dibarengi dengan berorganisasi agar banyak jaringan, bisa berdiskusi, berpendapat dan hal positif lainnya yang bisa didapatkan.
Adapun beberapa organisasi yang ia ikuti selama berkuliah adalah, organisasi Laskar Sastra (Lastra), pernah menjadi pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP pada periode 2021, pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Kesejahteraan Sosial, juga sebagai pengurus Ikatan Pemuda Lowu-Lowu dan Kolese Kendari (IPELKO-KDI). (A)
Penulis: Wa Ode Ria Ika Hasana
