"Untuk investasi dana pendidikan anak, maka sebaiknya memilih instrumen yang low risk dengan potensi middle return dan tingkat keterjaminan dana investasinya aman, misalnya menggunakan instrumen reksadana," sebut dia.

5. Menyiapkan proteksi

Menyiapkan proteksi biaya kuliah anak ditujukan agar apabila terjadi risiko kehidupan, seperti orang tua sakit atau meninggal dunia (yang tidak terduga), maka dana pendidikan yang sudah disiapkan masih tetap tersedia dan dapat diakses untuk membiayai pendidikan anak.

Adapun bentuk proteksi di sini bisa disiapkan salah satunya bisa melalui asuransi pendidikan yang berbasis asuransi jiwa.

6. Fokus menabung dan evaluasi keuangan secara berkala