Mendikdasmen Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa siswa memiliki kebebasan untuk mengikuti atau tidak mengikuti TKA. Meskipun begitu, hasil dari tes ini tetap memiliki pengaruh dalam seleksi jalur prestasi di perguruan tinggi.
"TKA sifatnya tidak wajib. Siswa boleh mengikuti atau tidak. Namun, bagi yang ikut, hasilnya bisa digunakan untuk seleksi masuk perguruan tinggi jalur prestasi," ungkap Mu’ti.
Ia menambahkan bahwa jalur prestasi kini memiliki standar penilaian yang lebih objektif. Perguruan tinggi akan menggunakan nilai TKA sebagai salah satu indikator akademik dalam proses seleksi calon mahasiswa.
TKA Gantikan Nilai Rapor dalam Jalur Prestasi
Selain digunakan dalam seleksi perguruan tinggi, TKA juga menggantikan nilai rapor sebagai syarat masuk ke jenjang SMP dan SMA melalui jalur prestasi.
