KENDARI, TELISIK.ID - Toko Damai, salah satu supermarket modern di Kota Kendari, lahir dari sejarah panjang usaha keluarga yang dimulai sejak 1980–1990-an.
Kini, di bawah kepemimpinan Chris Michael Tendia sebagai generasi ketiga, Toko Damai tidak hanya hadir sebagai pusat belanja, tetapi juga sebagai bagian dari denyut ekonomi dan sosial masyarakat Sulawesi Tenggara.
“Damai itu sebenarnya adalah perusahaan yang sudah cukup lama, yang berlokasi pertama di Kota Lama Kendari. Namun, Toko Damai itu secara original mungkin didirikan sekitar tahun 1980 atau 1990-an oleh kakek nenek saya dan saya merupakan generasi ketiga,” cerita Chris, Selasa (19/8/2025).
Nama Toko Damai sempat menghilang dari pasar setelah pada 1996 diambil alih oleh ayah Chris dan berubah menjadi PT. Landipo.
Kebangkitan kembali terjadi pada 2019, saat Chris membuka minimarket dari tiga ruko di bekas rumah kakek dan neneknya. Ia kembali menggunakan nama Toko Damai dan mengusung konsep supermarket modern dengan layanan belanja harian dan grosiran.
