BUTON SELATAN, TELISIK.ID - Menuju minggu tenang pemilihan umum (pemilu), politik identitas masih menjadi isu krusial. Kali ini giliran Parabela (tokoh adat) yang diminta untuk bersikap netral.
Sikap netral tersebut yaitu tidak mengarahkan masyarakatnya untuk memilih calon legislatif yang ada di desanya saja.
Mahyudin, pegiat politik sekaligus narasumber pada rapat koordinasi pengawasan masa kampanye dan persiapan masa tenang Pemilu 2024, yang digelar KPU Buton Selatan di Hotel Yustika Batauga, Kamis (8/2/2024), melarang keterlibatan parabela atau tokoh adat dalam pemilihan umum 2024 di Buton Selatan.
Pasalnya, dikhawatirkan akan menimbulkan kekacauan dan akan berimbas pada desa-desa lainnya.
"Kalau parabela sudah begitu, bagaimana dengan caleg lainnya. Karena masing-masing desa akan mempertahankan caleg yang ada di desanya, maka akan kacau situasinya," ungkapnya.
