Baca juga: Selamat HPN 2021, Profesional Matang

Terkait dengan Tokom Polri, biasanya diserahkan oleh petinggi yang melantik kepada pejabat yang baru dilantik sebagai rangkaian seremoni pelantikan. Misalnya, saat Presiden melantik Kapolri baru Jenderal Pol. Drs Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

Demikian juga ketika Kapolri melantik sejumlah Kapolda seperti Kapolda Jabar, Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si., Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Dr. M. Fadil Imran, dan Kapolda Banten, Irjen Pol. Dr. Rudy Heriyanto, S.H., M.H., M.B.A. Melihat momen penyerahan Tokom, diyakini benda ini adalah simbol seorang Pemimpin Polri (sesuai tingkatannya).

Selain itu juga, Tokom sebagai identitas yang melambangkan kekuasaan dan kedudukan. Polri adalah lingkungan sosial. Di dalamnya orang-orang berprofesi polisi berinteraksi sosial.

Menurut Wendts, identitas-identitas sosial adalah seperangkat makna di mana seorang indvidu menyematkan makna-makna tersebut untuk dirinya sekaligus memungkinkan dirinya bertindak berdasarkan cara pandang orang (Fearon, terj. Afif, 2020: 9).