Pemerintah Rusia menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan tindakan balasan yang sepadan atas langkah Jepang yang terus memperluas daftar sanksi terhadap individu dan perusahaan Rusia. Langkah ini mempertegas posisi Moskow yang sejak 2022 telah menempatkan Jepang dalam daftar negara yang tidak bersahabat.

Baca Juga: 250 Tewas dalam Seminggu, Filipina Terhantam Dua Badai Mematikan Berturut-turut

Sementara itu, Jepang pada September lalu kembali memberlakukan serangkaian sanksi tambahan terhadap sejumlah perusahaan dan individu Rusia.

Kebijakan tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas terhadap negara-negara Barat yang menentang tindakan Rusia di Ukraina. Dengan adanya larangan baru ini, hubungan bilateral antara Moskow dan Tokyo diperkirakan akan tetap berada pada ketegangan diplomatik yang berkepanjangan. (Xinhua)

Penulis: Ahmad Jaelani