KONAWE SELATAN, TELISIK.ID - Rencana kedatangan Persiden Joko Widodo di Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapat penolakan dari berbagai elemen mahasiswa.
Salah satu elemen mahasiswa yang menolak kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut adalah Konsorsium Mahasiswa Bersatu (KMB) Sultra.
Salah satu bentuk penolakan yang dilakukan KMB yakni melakukan aksi demonstrasi dan blokade Gerbang Ranomeeto atau perbatasan Kendari-Konawe Selatan (Konsel) sebagai jalur lintasan yang akan dilalui oleh Presiden Joko Widodo.
Jenlap Aksi, Sulhijah mengatakan, aksi yang dilakukan merupakan evaluasi dan wujud kekecewaan terhadap pemerintahan Presiden Indonesia.
Menurutnya, rencana kedatangan Presiden di Sultra dinilai sebagai motif politik, karena Sultra adalah salah satu daerah yang akan menggelar Pilkada.
