"Saya Indonesia, Saya Pancasila, itu mana buktinya. Tolong cabut RUU HIP itu," teriak Ustadz Indra Suheri bersemangat.
Dia juga meminta kepada pemerintah dan DPRD Sumatera Utara sebagai lembaga perwakilan rakyat agar aspirasi ini disampaikan ke DPR RI.
"Kami berharap kepada penegak hukum agar mengusut oknum-oknum yang menyusun dan mengusulkan draft RUU HIP karena diduga mengandung tindakan kejahatan terhadap keamanan negara. Jaga NKRI, jaga Pancasila," pungkasnya.
Pantauan Telisik.id, ribuan massa FPI dan FUI menyebabkan kerumunan, meski sudah ada imbauan untuk menjaga jarak fisik atau physical distancing guna pencegahan COVID-19.
Aksi ini dikawal ratusan aparat kepolisian dari Brimob Polda Sumut, Shabara Polrestabes Medan, dan Polsek Medan Baru.
