KENDARI, TELISIK.ID – Tolak RUU Omnisbus Law, puluhan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kendari, Sulawesi Tenggara, melakukan unjukrasa di kantor DPRD Sulawesi Tenggara.
Para pengunjukrasa ini nyaris bentrok dengan staf DPRD Sultra, saat mahasiswa memaksa masuk di dalam ruangan DPRD Sultra. Saat itu, Anggota DPRD Sultra tengah menggelar rapat paripurna bersama Gubernur Ali Mazi dan jajaran Forkopimda.
Para pengunjukrasa ini meminta Anggota DPRD Sulawesi Tenggara menolak RUU Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja yang dirasa justru akan membuat masyarakat semakin sengsara.
Koordinator Aksi, Ikhsan, menyampaikan, aksi Front Rakyat Sultra Bersatu merupakan bagian dari upaya untuk menyuarakan penolakan RUU Omnibus Law.
Baca juga: Sultra Bertambah 30 Orang Positif COVID-19
