KENDARI, TELISIK.ID - Memelihara keberagaman atas perbedaan keyakinan terus terjaga di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Selama sekira 50 tahun, dua rumah ibadah berbagi tembok.
Pemandangan itu terlihat jelas di Masjid Da'wa Wanita dengan Gereja Pantekosta, Bukit Zaitun saling berdempetan di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Dapu-Dapura, Kecamatan Kendari, Kota Kendari.
Kedua bangunan yang nyaris satu atap itu sama-sama dibangun tahun 1960-an. Gereja Pantekosta berdiri tiga tahun lebih awal dibandingkan dengan Masjid Dakwah Wanita.
Kini, setelah lebih dari 50 tahun, kedua bangunan ini masih kokoh, berdiri berdampingan tanpa pernah terjadi gesekan, apalagi konflik antar kedua umat beragama itu.
Pengurus Masjid Da'wa Wanita Kendari Sulfakri Sidik menuturkan, sejak dulu kehidupan antar umat beragama di Kota Kendari sangat harmonis, saling pengertian, dan memahami. Bangunan masjid dan gereja yang hanya dipisahkan tembok tersebut tidak menjadi penghalang bagi jemaah, baik muslim maupun Nasrani untuk menjalankan ibadah masing-masing.
