Alasan lain di balik dukungan La Tisi kepada Bahtera adalah keberadaan incumbent. Ia mengibaratkan situasi ini dalam pertandingan sepak bola, di mana incumbent sudah unggul 1-0 dari calon-calon lainnya. “Saya pilih yang mau menang, bukan yang kalah,” tambahnya.
Bachrun Labuta, yang saat ini masih menjalani cuti sebagai Plt Bupati, mengucapkan terima kasih atas dukungan La Tisi. Ia menegaskan bahwa program pengembangan jagung menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Untuk program pengembangan jagung ini akan dibiayai oleh pemerintah kabupaten. Tahun ini baru dimulai di sekitar 200 hektare,” terangnya.
Baca Juga: Dua Geng Pelajar di Muna Terlibat Tawuran, 15 Orang Diamankan Polisi
Bachrun menargetkan pengembangan jagung seluas 30 ribu hektare, dengan asumsi setiap hektare dapat menghasilkan 10 ton jagung per panen. Ia juga memastikan petani tidak perlu khawatir mengenai pasar, karena Pemkab sudah memiliki pabrik di Desa Bea, Kecamatan Kabawo.
