Secara budaya, katuko atau tongkat memiliki makna simbolis sebagai bentuk surat keputusan. Pengangkatan maupun pemberhentiam seseorang dari jabatan ditandai dengan penyerahan atau pengambilan tongkat tersebut.

Katuko juga berbeda berdasarkan golongan. Untuk golongan kaomu yakni jabatan Lakina Agama, Imam, dan Hatibi hulu tongkat terbuat dari perak. Sementara untuk jabatan Moji dari golongan walaka, hulu tongkat terbuat dari kuningan.

Pergantian katuko di Masjid Agung Keraton Wolio ini merupakan yang kedua kalinya dilaksanakan. Pergantian pertama terjadi pada awal tahun 2000 an, sedangkan yang kedua berlangsung pada tahun 2026. Katuko pertama saat ini disimpan di dalam lemari Galampa Lakina Agama sebagai bagian dari warisan sejarah dan budaya. (C)

Penulis: Elfinasari

Editor: Ahmad Jaelani