Gol Bunuh Diri Penders Memecah Kebuntuan

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-77. Fernandes mengirimkan sepak pojok, dan Penders yang maju untuk meninju bola justru gagal melakukan kontak dengan sempurna. Bola meluncur ke gawang sendiri di bawah tekanan bek tengah Tottenham Jan Paul van Hecke. Momen itu menjadi pukulan berat bagi Penders yang menjalani debut penuhnya di Liga Inggris sebagai kiper utama Chelsea.

Kartu Merah Palmer Memperburuk Malam Chelsea

Tiga menit berselang, malam Chelsea semakin buruk. Palmer menerima kartu kuning kedua dan diusir wasit pada menit ke-80 setelah menginjak pergelangan kaki Gallagher dalam sebuah tekel. Sebelumnya, Palmer sudah dikartu kuning setelah menyeruduk Fernandes yang sedang berlutut di lapangan usai menghentikan serangan Chelsea lewat handball. Kartu merah itu menjadi yang pertama dalam karier senior Palmer.

Gol Solo Tel Mengunci Kemenangan Bersejarah

Bermain dengan 10 pemain, Chelsea kesulitan membendung Tottenham. Tel memastikan kemenangan pada menit ke-87 lewat gol individu yang brilian. Ia menggiring bola dari sisi kiri, memotong ke dalam, lalu melepaskan tembakan rendah ke sudut kiri bawah gawang yang tak mampu dijangkau Penders. Gol itu menutup malam bersejarah bagi tim tamu di London barat.

Kemenangan ini mengakhiri penantian panjang Tottenham di Stamford Bridge: sebelumnya mereka hanya sekali menang dalam 41 kunjungan sebelumnya ke markas Chelsea di semua kompetisi sejak Februari 1990, dan kemenangan sebelumnya dalam rentang itu terjadi pada 2018. Tottenham juga mencatatkan 15 tembakan berbanding tujuh milik Chelsea, dengan tujuh tembakan tuan rumah menjadi jumlah paling sedikit mereka dalam satu laga Liga Inggris musim ini.

Tottenham selanjutnya menjamu Crystal Palace pada Sabtu malam, sementara Chelsea bertandang ke Liverpool di Piala Carabao pada Rabu sebelum menjamu Manchester United pada Sabtu.