“Alhamdulillah, saat ini per pukul 10.30 WIB seharusnya sudah 100% TPG non-ASN tersalur. Moga-moga tidak terulang lagi,” kata Nunuk.
Meski penyaluran secara keseluruhan dilaporkan telah mencapai 100 persen, masih ada kemungkinan guru menghadapi kendala dalam penerimaan dana. Guru yang datanya telah valid tetapi belum menerima tunjangan hingga akhir Oktober diminta segera menyampaikan pengaduan melalui saluran resmi.
Pelaporan dapat dilakukan melalui portal ult.kemendikdasmen.go.id, layanan telepon 177, atau surat elektronik [email protected].
Nunuk menegaskan, guru tidak perlu datang langsung ke Jakarta untuk melaporkan masalah pencairan. Kemendikdasmen menyediakan layanan pengaduan untuk membantu menelusuri kendala yang dialami penerima tunjangan.
“Jadi ibu bapak guru tidak perlu capek-capek atau jauh-jauh datang ke Jakarta ya, silakan kontak saja ke Kemendikdasmen, kami akan membantu menelusurinya,” pungkas Nunuk. (C)
