Hasyim enggan menjelaskan bentuk teguran yang akan diberikan kepada pasangan Prabowo Subianto ini. Dia hanya mengatakan akan mengadakan pertemuan dengan tiga tim pasangan capres-cawapres untuk evaluasi dan mengingatkan kembali hal-hal yang boleh dan tidak boleh dalam debat.
“Sebetulnya ini komitmen ya, komitmen antarcalon dan kami menganggap masing-masing calon kan orang yang secara politik sudah dewasa semua tentang apa yang sudah disepakati itu,” ujarnya.
Sebelumnya KPU telah menegur Gibran karena menyoraki pendukung sambil berdiri di tengah berlangsungnya debat pertama capres di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (12/12/2023) pekan lalu.
“Ini (perilaku Gibran) yang tidak boleh dan kami tegur,” kata Hasyim, Kamis (14/12/2023) lalu. (A)
