Sejak langkah awal mencari jodoh sampai pelaksanaan acara perkawinan, pihak prialah yang aktif berusaha melaksanakan semua rangkaian acara adat. Ada beberapa rangkaian acara adat (tahap) yang harus dilaksanakan dalam adat perkawinan yang ideal dalam suku Moronene yaitu :
Baca juga: Ani, Selempangmu Menegur Kami
Metiro berarti melirik jodoh, dimana orang tua pihak pria yang aktif mencarikan calon istri anak mereka. Mereka berkunjung ke tempat-tempat keramaian seperti pada saat ndo’ua (pesta), saat motasu (tanam padi), saat mongkotu (panen padi) dan di tempat-tempat keramaian lainnya.
Mereka akan mencari gadis-gadis yang ideal dengan pertimbangan untuk terbentuknya suatu hubungan yang sejajar dan sepadan, dan di samping itu juga mereka memperhatikan beberapa aspek yang secara umum merupakan ukuran dalam memilih jodoh.
Mongkira-kira artinya meniatkan atau melamar yang merencanakan untuk meminang sang gadis, sedangkan mowawa kinambalu artinya membawa sesuatu barang yang dalam keadaan terbungkus.
