Metotoa artinya menyumbang, yang diadakan oleh kerabat pihak pengantin pria untuk membantu pelaksanaan pesta perkawinan yang diadakan oleh orang tua pengantin pria.
Metiwawa artinya mengantar pengantin wanita ke rumah pengantin pria. Caranya metiwawa adalah orang tua dan kerabat pengantin wanita beserta undangan lainnya, mengantar pengantin wanita dengan berjalan menuju rumah pengantin pria tempat dilaksanakannya pesta perkawinan. Pengantin wanita dan rombongannya itu akan singgah beristirahat sebentar di panggung yang telah disiapkan yang disebut patende, untuk menunggu pelaksanaan acara molongko tinaniwawa.
Molongko artinya mengundang, dan tinaniwawa artinya pengantin wanita. Cara molongko tinaniwawa adalah orang tua dan kerabat terdekat pengantin pria dipimpin oleh tolea datang menjemput Tinaniwawa di patande yakni Pinokompompinda pali.
Secara harfiah pinokompompinda pali berarti dituntun menginjak kapak yang terdiri atas kata (pinoko) yang berarti dituntun atau dipimpin, (pompinda) artinya penginjak, (mompinda)artinya menginjak, (pali) berarti kapak.
Baca juga: Suku Moronene di Sultra Sudah Ada Sejak Zaman Prasejarah
