Dikutip dari radarmukomuko.disway.id, di malam harinya, remaja putri akan diberikan minuman keras yang dipercayai bisa mencegah kehamilan. Setelah itu, mereka akan dibawa ke sebuah asrama campuran untuk kemudian berhubungan intim.

Mereka bisa berhubungan seks dengan satu pasangan atau bisa juga dilakukan secara berkelompok. Meski demikian, selama festival ini berlangsung, para peserta tidak boleh melakukan hubungan seks lebih dari 3 malam.

Di hari ketujuh setelah festival, para peserta akan memutuskan akan memilih pasangan yang mana. Peserta putra akan memberikan bunga kepada gadis yang dipilih, jika bunga tersebut diterima, maka mereka bisa menikah.

Baca Juga: Tradisi Unik Rayakan Imlek di Berbagai Negara

Namun, jika bunga tersebut ditolak, maka masing-masing akan mencari pasangan baru. Festival Ghotul telah berlangsung lama. Suku ini juga sudah terbiasa dengan konsekuensi jika ada peserta yang hamil, maka bayi tersebut nantinya akan diasuh oleh seluruh warga.