BAUBAU, TELISIK.ID - Pemerintah dan masyarakat Kelurahan Lowu-Lowu, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, melaksanakan ritual adat Kadiuano Liwu sebagai bentuk pelestarian warisan budaya leluhur.
Antusiasme masyarakat, khususnya warga Lowu-Lowu, terlihat jelas dalam kegiatan yang berlangsung setiap 1 Muharram ini. Tradisi tersebut terakhir kali dilaksanakan tiga tahun lalu, dan kini kembali dilaksanakan dengan meriah.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Baubau, Abdul Rahman, mengapresiasi masyarakat yang tetap menjaga dan melestarikan tradisi ini.
Baca Juga: Padang Pajjongang Bombana dengan Keindahan Senja Kembali Diramaikan Wisatawan
Menurutnya, pelaksanaan Kadiuano Liwu tidak hanya memperkuat nilai budaya dan kearifan lokal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga.
