BUTON, TELISIK.ID - Masyarakat Kabupaten Buton mempunyai tradisi unik dalam rangka memuliakan 10 Muharram. Tradisi yang hampir punah tersebut dikemas dalam sebuah ritual bertajuk "Pakande Ana-ana Maelu", yang dalam bahasa Indonesia berarti memberikan makanan kepada anak yatim.
Seperti diketahui, bulan Muharram dikenal sebagai salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam, sebab Muharram merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan banyak negeri-negeri Islam memuliakan bulan tersebut dengan tradisi dan budayanya masing-masing.
Lakina Agama Masjid Agung Keraton Buton, Drs. H. LM Kariu mengatakan, tradisi tersebut sudah hampir punah. Harus disadari bahwa ritual dalam tradisi tersebut merupakan bentuk keprihatinan terhadap anak-anak yatim. Itu yang paling penting.
"Karena sesungguhnya anak-anak ini masih membutuhkan kasih sayang dari orang tuanya tetapi nauzubillah mereka sudah ditinggalkan. Oleh karena itu, kewajiban kita sebagai umat muslim harus betul-betul membuka hati," ujarnya.
Bupati Buton Drs. La Bakry M.Si berterima kasih atas antusias serta kehadiran perangkat Masjid Agung Keraton Buton dan berharap agar apa yang dilakukan mendapatkan rida dari Allah SWT.
