Baca juga: Sambut Ramadan Lazismu Sultra Bagi Sembako

Tradisi mengirim doa ini selalu diiringi dengan sajian makanan dan bakar dupa.

Di zaman dahulu, kedatangan Islam di tanah Tolaki menyebabkan tradisi mobasa-basa mengalami transformasi, dimana mantra-mantra dalam tutur lokal diganti dengan ayat-ayat suci Al Qur'an.

Penulis sendiri merasakan betul tradisi ini, ketika dalam keluarga ini tak pernah bisa untuk dilewatkan, sebab selain tradisi kegiatan mobasa-basa ini juga merupakan turun temurun telah dipraktekan.

Bukan hanya sekedar tradisi, mobasa-basa ini juga memiliki makna saling mengeratkan silaturahmi, serta berbagai kebahagiaan dengan sesama.