Baca Juga: Dipercaya jadi Metode Penyembuhan Anak, Warga Muna Lakukan Tradisi Kapobhelo

Hal ini diakui oleh La Ode Rumadi, pengurus Dewan Adat (Sara) di Kepulauan Wangi-Wangi Selatan.

"Ini sudah menjadi kebiasaan turun temurun," jelas Rumadi  Selasa (16/4/2024) pagi.

Kondisi ini tak pelak membuat frustrasi para pengguna jalan, seperti Jufri, pengojek. Ia sering terlambat menjemput penumpang karena akses jalan yang terhambat.

Baca Juga: Tradisi Posepa'a di Desa Liya Togo: Uji Ketangkasan dan Simbol Saling Memaafkan