BAUBAU, TELISIK.ID – Tuturangiana Rea dan Tuturangiana Andala merupakan dua ritual adat tradisional masyarakat Buton sebagai wujud rasa syukur sekaligus permohonan keselamatan kepada Allah SWT.
Tradisi tersebut dilaksanakan di Kelurahan Waruruma, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.
Kata Tuturangiana berasal dari bahasa Wolio yang berarti upacara atau ritual adat maupun sesuatu yang diupacarakan.
Kedua ritual tersebut merepresentasikan dua dimensi kehidupan masyarakat setempat, yakni daratan yang berkaitan dengan pertanian dan lautan yang berkaitan dengan kehidupan maritim.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, mengatakan masyarakat patut bersyukur karena masih memiliki tradisi yang diwariskan leluhur.
