La Ode Aswad juga menilai tradisi tersebut mampu mempererat kebersamaan masyarakat karena seluruh warga dapat berkumpul dan makan bersama dalam satu rangkaian kegiatan.

“Budaya ini menyatukan kita. Bayangkan kita makan satu tempat bersama-sama, ini menyatukan,” ungkapnya.

Salah seorang warga Baubau, Suti, mengatakan dirinya turut menghadiri pesta adat ini dan mengikuti seluruh rangkaian tradisi hingga selesai.

“Acaranya dari pagi, saya ikut juga tradisinya hingga puncaknya ini Kande-Kandea,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam talang yang disajikan terdapat berbagai jenis makanan, seperti lapa-lapa, ayam, cucur, onde-onde, serta makanan lainnya yang merupakan bagian dari haroa.