Tiga hari setelah Hari Raya Idul Fitri, masyarakat beramai-ramai membakar nasi jaha di lapangan. Nasi jaha, yang dimasak di dalam bambu berlapis daun pisang, dibakar menggunakan sabut kelapa.
Setelah nasi jaha matang, warga sekitar akan menyantapnya bersama-sama sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan.
3. Grebeg Syawal, Yogyakarta
Setiap tanggal 1 Syawal, Keraton Yogyakarta atau Surakarta menggelar tradisi Grebeg Syawal. Rangkaian upacara ini meliputi mengarak gunungan berisi hasil bumi, seperti sayuran dan buah-buahan.
Gunungan hasil bumi dalam tradisi ini terbagi menjadi dua, yaitu Gunungan Kakung dan Gunungan Putri. Kedua gunungan ini melambangkan sedekah sultan kepada rakyatnya.
