Baca Juga: Unik: Jembatan Terpendek di Dunia, Hanya 6 Meter Tapi Hubungkan Dua Negara
"Kami berupaya membangun tempat pemakaman yang lebih kering, tapi memerlukan dana besar karena banyaknya tanah yang dibutuhkan," ujar Nafarin dikutip dari inews.id.
Tradisi pemakaman dalam air ini bukan hanya sekadar solusi praktis terhadap kondisi geografis, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan ketangguhan masyarakat Desa Nagara.
Bahkan, keunikan tradisi ini telah menarik perhatian dunia perfilman, dengan momen pemakaman ini diabadikan dalam film Saranjana: Kota Gaib pada tahun 2023. (C)
Penulis: Merdiyanto
