Sekitar pukul 13.30 WIB, situasi berubah drastis. Angin tiba-tiba berbelok arah dan mengepung enam anggota tim yang berada di garis depan. Tim yang berada di luar jangkauan api menerima pesan darurat dari rekan-rekannya yang meminta pertolongan karena terkepung kobaran api.

"Kami dari Polda Jawa Timur mengucapkan turut berduka cita, belasungkawa sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban dalam upaya bersama untuk melakukan pemadaman terkait terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Identitas Para Korban

Tiga korban yang meninggal di lokasi kejadian adalah Sukaris (55), operator layanan operasional Balai Besar TNBTS, serta dua petugas keamanan penginapan di kawasan Bromo, Wisnu Yuda Pratama (25) dan Sefriel Ardiansyah (19).

Korban keempat, Hendra Roni, petugas pemadam Manggala Agni, mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Tongas pada Kamis sore. Dua korban luka bakar berinisial MI dan SI telah dirujuk dari RSUD Tongas ke RSUD dr. Soetomo Surabaya.

Kementerian Kehutanan menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya para petugas dan relawan. Kemenhut menegaskan keselamatan personel harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi penanganan karhutla.