Harus ada kesadaran bagi para suporter bahwa menang kalah adalah ladzim dalam sebuah pertandingan. Yang tidak ladzim adalah bersikap anarkis akibat kekalahan klub olah raganya. Pemain dalam klub itu adalah manusia biasa yang memiliki kelemahan dan tidak selamanya akan menang.

Pada level negara, kerusuhan ini harusnya menjadi renungan bagi negara ternyata bukan hanya aspek ekonomi negara ini babak belur namun sepak bola pun memiliki problematika yang mengakibatkan orang tidak terselamatkan.

Fanatisme Golongan dalam Islam

Adalah bukan hal yang terpuji manakala fanatisme terhadap golongan baik itu kepada suku, kelompok, supporter/fans menjadikan kita harus saling serang yang berujung pada kehilangan nyawa.

Ada baiknya semangat saling mencintai dan rasa kebersamaan itu lahir untuk sesuatu yang bermanfaat dan mengarahkan pada kebangkitan umat hari ini. Negeri ini sudah terpuruk dari segala aspek, baik ekonomi, politik, pendidikan dan lainnya. Tak elok kiranya pernasalahan sepak bola negeri ini menambah catatan kelam bagi masa depan generasi.