SURABAYA, TELISIK.ID - Pertandingan Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan Malang, berakhir rusuh pada Sabtu (1/20/2022) malam. Akibatnya, ratusan orang meninggal dunia.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. Menurutnya, jumlah aremania yang meninggal dunia dalam kerusuhan pertandingan Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan mencapai 127 orang.
Bukan hanya supporter, namun juga terdapat dua anggota Polri menjadi korban atas kericuhan tersebut.
Nico mengatakan, untuk suporter yang meninggal di tempat ada 34 orang. Sisanya meninggal dunia di rumah sakit.
Dikutip dari cnnindonesia.com, jumlah korban tewas dalam peristiwa mematikan di Stadion Kanjuruhan itu sudah melewati tragedi yang terjadi di Accra Sports Stadion, Accra, Ghana. Kejadian di salah satu negara Benua Afrika itu menewaskan 126 orang pada 9 Mei 2001.
