Tujuannya adalah untuk mencegah terlepasnya bagian ekor ikan yang dapat berisiko jatuh ke saluran pernapasan, yang bisa berujung pada keselamatan nyawa pasien.

"Alhamdulillah, ikan berhasil dikeluarkan secara utuh tanpa menyebabkan keluhan dan pasien merasa lega. Kami juga senang bisa menyelamatkan pasien dalam kondisi seperti ini," tambah Taliyah.

Baca Juga: Pelayanan Kesehatan di Kota Baubau Tetap Berjalan Saat Libur Lebaran

Ia mengatakan, meski ikan memiliki sirip yang cukup banyak, luka yang ditimbulkan masih dapat ditoleransi.

La Musa menuturkan, kejadian yang dialaminya bermula saat ia memancing. Ketika berhasil mendapat ikan, ikan hasil tangkapan ia gigit dan sontak meloncat hingga masuk ke dalam mulutnya.