Baca Juga: SMK Tunas Husada Kendari Buka SPMB Gelombang II, Siapkan Kuota Calon Perawat
Menurut Sahuriyanto, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah dituntut mampu memanfaatkan platform digital sebagai media penyampaian informasi sekaligus sarana menerima aspirasi warga.
"Kami terus memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis elektronik. Selain melalui website resmi, seluruh aktivitas pemerintah juga dipublikasikan melalui media sosial agar informasi dapat diterima masyarakat secara lebih cepat dan mudah," kata Sahuriyanto, dalam keterangan tertulis.
Ia menjelaskan, selama Januari hingga Juni 2026, portal resmi Pemerintah Kota Kendari telah mempublikasikan sebanyak 733 berita dengan rata-rata empat berita setiap hari.
Dalam periode yang sama, situs resmi pemerintah tersebut mencatat lebih dari 25 ribu pengunjung dengan total tayangan sekitar 2,2 juta kali.
