Abdul Manas Shalihin menjelaskan, pihaknya akan mencoba menjadikan bus translulo sebagai pencetus dari angkutan massal pertama yang ada di Kota Kendari. Pihaknya terus bekerja sama dengan Pemerintah Kota Kendari agar dalam waktu dekat translolu bisa beroperasi sebagai angkutan umum.

"Kami sudah menyiapkan 1 koridor bus translulo. Untuk sementara ini sudah dilakukan pembenahan-pembenahan untuk menunjang keperluan jalur translulo itu sendiri. Sehingga dengan pembenahan tersebut SK wali kota bisa keluar, dan translulo bisa digunakan sebagai kendaraan umum dalam kota," jelasnya, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga: Lowongan Kerja Admin Live di Madalle Grosir Kendari, Ini Syaratnya

Dia menuturkan, dalam satu koridor bus translulo yang akan beroperasi sebanyak 5 unit. Tahap pertama dalam proses persiapan translulo sebagai angkutan umum, fungsinya bisa mengurangi kemacetan yang ada. Translulo akan menaikkan dan menurunkan penumpang di terminal dan halte yang sesuai dengan jalurnya.

"Untuk jalur translulo sendiri dari Terminal Kota Lama, menuju jalur Bypass via RSUD Kota Kendari, kantor gubernur, Polda Sulawesi Tenggara, Boulevard, RS Bahterahmas sampai Terminal Baruga, begitupula sebaliknya. SK rute dan tarif  masih dalam bentuk draft, dan semoga dalam waktu 1 atau 2 bulan ke depan sudah bisa digunakan sebagai angkutan umum dalam kota," tuturnya.